Ketahui Berbagai Penyebab Nyeri Panggul Yang Sering Terjadi

www.tokoaryanto.com –┬áNyeri panggul adalah rasa nyeri yang sering dihubungkan dengan organ reproduksi internal wanita. Akan tetapi rasa nyeri panggul tersebut juga bisa dialami oleh pria karena berbagai sebab. Nyeri panggul berasal dari dalam rongga panggul. Rasa nyeri terebut bisa saja datang secara mendadak bahkan parah, atau ringan tetapi bertahan selama beberapa bulan. Apabila panggul mengalami nyeri secara mendadak, maka sangat disarankan untuk berkonsultasi pada dokter.

berbagai penyebab nyeri panggul yang sering terjadi

Nyeri panggul memiliki dua jenis, antara lain :

1. Nyeri panggul akut

Kondisi ini sering muncul secara tiba-tiba, dan lebih sering dialami oleh wanita ketika sedang menstruasi, pembuahan atau berhubungan seksual.

2. Nyeri panggul kronis

Pada kondisi nyeri panggul kronis, rasa nyeri yang konstan dan kambuhan. Biasanya rasa nyeri tersebut akan bertahan lebih dari 6 bulan.

Berikut ini penyebab nyeri panggul

1. Radang usus buntu

Radang usus buntu atau yang disebut dengan Appendicitis akan seringkali menyebabkan nyeri panggul terutama pada bagian sisi kanan bawah yang mungkin terjadi secara bersamaan dengan rasa mual, muntah dan demam. Bahkan rasa nyeri tersebut akan semakin memburuk ketika refleks batuk atau mengejan saat BAB. Sebaiknya usus buntu harus cepat dilakukan pengangkatan karena dapat menyebabkan infeksi dan mengakibatkan kebocoran usus, bahkan membahayakan nyawa.

2. Nyeri ovulasi

Ovulasi adalah masa pelepasan sel telur dari indung ovarium. Pada proses ini dapat menyebabkan kondisi nyeri pada bagian panggul yang disebut dengan Mittelschmerz. Biasanya rasa sakit akan terjadi sesaat sebelum dan selama ovulasi, saat selaput menutupi ovarium membentang untuk melepaskan sel telur. Sehingga darah dan cairan yang dilepaskan akan menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman. Rasa sakit yang terjadi pada wanita bervariasi, tetapi kondisi seperti ini bisa sembuh tanpa adanya pengobatan medis.

3. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang sering terjadi saat sel telur yang telah dibuahi menempel dan juga berkembang di tempat lain selain rahim. Kondisi ini bisa terjadi di tuba falopi, dalam rongga perut, ovarium, dan leher rahim (serviks). Maka kondisi ini sering disebut hamil diluar kandungan.

Perlu diketahui bahwa kehamilan ektopik ini menjadi penyebab terjadinya nyeri panggul dan kram perut. Selain itu juga terdapat gejala lainnya seperti pendarahan pada vagina, mual dan muntah, bahu dan leher yang terasa sakit, kepala terasa berputar, pusing, dan sakit pada bagian selangkangan.

4. Iritable bowel syndrome (IBS)

IBS merupakan kondisi peradangan pada usus besar yang dapat menyebabkan kram dan terasa sakit pada bagian panggul dan perut bawah, terjadi sensasi kembung serta sembelit atau diare secaa terus menerus.

5. Penyakit kelamin

Terdapat beberapa penyakit kelamin menular seperti klamidia dan gonore yang menjadi penyebab nyeri panggul baik pada wanita maupun pria. Dari kedua penyakit tersebut dapat terjadi secara bersamaan dan namun tidak menimbulkan gejala. Pada umumnya gejala tersebut seperti sakit ketika buang air kecil dan cairan penis atau adanya keputihan abnormal.

6. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul (PID) adalah suatu infeksi bakteri yang menyerang pada bagian panggul dan sekitarnya serta bersifat menular. Kondisi seperti ini bisa menjadi komplikasi dari penyakit kelamin seperti gonore. Sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada saluran telur, ovarium dan rahim. Pada umumnya tanda radang panggul termasuk nyeri panggul yang akan menyebar ke bagian perut, keputihan yang abnormal dan rasa nyeri saat berhubungan intim atau buang air kecil.

7. Endometriosis

Endometriosis adalah terjadinya pertumbuhan pada jaringan lapisan dinding dalam rahim yang menjadi diluar rahim. Hal tersebut karena memiliki karakteristik yang sama seperti pada dinding dalam rahim, jaringan abnormal bisa menebal, kemudian luruh saat menstruasi tiba. Namun darah yang luruh tidak bisa keluar dengan melalui vagina, sehingga mengakibatkan sisa jaringan dan juga darah tersebut terjadi penumpukkan didalam tubuh yang menyebabkan kista dan perkembangan jaringa parut yang menyakitkan.

8. Fibroid rahim

Jenis penyebab ini yaitu adanya pertumbuhan tumor jinak di rahim, sehingga akan mengakibatkan rasa seperti tekanan atau sensasi berat atau sesak pada bagian perut bawah. Pada kondisi ini jarang menyebabkan nyeri panggul yang terasa tajam kecuali apabila pertumbuhan tumor sudah mulai terjadi penghambatan suplai darah ke bagian rahim sehingga akan bersifat mematikan pada jaringan disekitarnya.

9. Intersititial cystitis (IC)

Selanjutnya pada penyebab ini merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan suatu tekanan dan rasa nyeri pada bagian kandung kemih. Intersititial cystitis sering disebut dengan sindrom nyeri kandung kemih, dan bisa terjadi pada pria maupun wanita.

Gejala yang termasuk pada penyebab nyeri panggul tersebut yaitu nyeri panggul, rasa sakit ketika buang air kecil, sering merasa ingin kencing, dan sensasi kencing yang tidak tuntas. Pada wanita, rasa sakit dapat menjalar hingga ke bagian vagina dan bibir vagina. Sedangkan pada pria akan terjadi rasa nyeri yang bisa menyebar pada bagian kantung zakar, testis, penis dan area belakang kantung zakar.

Apakah kondisi tersebut bisa disembuhkan?

Untuk melakukan tindakan penanganan kondisi seperti ini memiliki variasi, biasanya dibedakan berdasarkan penyebab timbulnya nyeri panggul. Salah satu penanganan nyeri panggul yang biasa dilakukan oleh dokter yaitu pemberian obat-obatan yang sesuai dengan penyebab nyeri panggul. Apabila faktor ginekologi menjadi suatu akibat dengan munculnya nyeri panggul, maka dokter akan meresepkan pil kontraksi. Namun jika tidak ditemukan penyebab khusus dari adanya nyeri panggul, maka penderita akan diberikan obat anti-inflamasi non steroid dan pereda rasa nyeri.

| Obat Nyeri Panggul QnC Jelly Gamat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *